"Kemilau yang Bercahaya"



Akhirnya pagi tiba
Setelah semalam aku terjaga
Menunggu kabar bahagia
Meski hanya lewat Maya

Bersama pagi yang cerah
Di hari yang bahagia
Tangismu pecah menyapa
Sukacita pun bertambah

Kamu adalah kemilau yang bercahaya
Membuat mata yang berkaca-kaca
Membisikkan kata berucap doa
Sujud syukur kepada-Nya

Terpujilah Allah
Mimpi kini menjadi nyata
Bidadari yang kami damba
Tangisnya kini menyapa

Tuhan telah menjawab doa
Kamu bukan lagi sekedar asa
kamu telah menjadi ada
Ada berarti dan berharga

Kamu adalah milik-Nya
Kamulah taruk harapan gereja
Kamulah Kebanggaan keluarga
Kamu juga masa depan bangsa

Semoga berbakti kepada orang tua
Setia di jalan-Nya
Demikianlah adanya
Arin Adriella Maraya

Kaimana, 23 Februari 2020

Komentar