Banyak orang membenci masa lalu
Aku pun pernah di barisan yang sama
Bahkan tampil di deret terdepan
Dengan duka dan linangan air mata
Tetapi aku tetap mensyukurinya
Walau ku pernah dibuatnya rapuh
Lesuh dan menjadi bodoh
Terima kasih kisah kemarin
Aku tak sedang memikirkannya
Aku hanya sekedar mengenang
Satu nama yang pernah ada
Yang kembali sebelum waktunya pulang
Yang pernah sekuat hati kuperjuangkan
Yang ku kejar tak kenal letih
Yang pergi dengan kemenangannya sendiri
Yang memberi luka perih
Dalam waktu yang cukup panjang
Aku berjuang berdarah-darah
Hingga ku rai satu bintang
Ku peluk dan ku bawah ke rumah
Dalam waktu yang sekejap
Ku rai satu kemenangan baru
Ketika janji bersepakat
Melangka maju menuju hari baru
Untuk mu kemarin ku
Terima kasih telah memberiku hari ini
Meski namamu tak berani kusebut
Hingga ku sapa engkau Kemarin.

Komentar
Posting Komentar