Pesan Seorang Ayah

Leo Maraya

Semakin jauh aku melangkah
Semakin mengerti artinya hidup
Dulu ayah pernah berkata
Pergilah nak, tapi jangan lupa pulang

Dahulu, saat aku masih boca
Ayah selalu menasihati
Bermimpilah nak
Mimpi itu adalah semangat

Sekarang aku telah jadi ayah
Akhirnya aku semakin mengerti
Alasan ayah tak kenal lelah
Meski tubuhnya berbauh keringat

Ayah selalu berpesan
Tak ada kampung halaman
Yang ada tanah kelahiran
Tempat dimana kamu memulai

Jika nanti kamu pergi jauh
Ingatlah dimana kamu dilahirkan
Jika nanti kami di tanah orang
Itulah kampung halamanmu

Hanya dengan pergi jauh
Kamu akan tahu arti kembali
Dan tidak ada kata kembali
Sebelum kamu berani pergi

Ambillah kopi bubuk ini
Seduhlah lalu minum
Jika kamu suka pahit nikmatilah
Jika kamu inginkan manis carilah

Hidup hanya punya dua sisi
Derita yang kusebut pahit
Dan bahagia yang ku sebut manis
Pilihlah di sisi mana kau letakkan hidupmu

Ini bukan tentang puisi
Atau juga sajak berantai belaka
Ini tentang sebuah pesan
Pesan seorang ayah.

Kaimana, 9 Februari 2019

Komentar