Negeri yang Terabaikan
Oleh: Leo Maraya
Negeriku kau masih tak berubah
Dari janji yang satu ke janji yang lain
Kau tetap sama dalam genangan lumpur
Masih jauh dari mata tuan penguasa
Genangan air di badan jalan
Kau tampak indah tapi tak menarik
Kau mempesona tapi memiluhkan
Bersabarlah penguasa masih sibuk berjanji lagi
Lumpur kental kemerah-kemerahan
Siapa yang mengajarimu setia
Memikat kaki bagi yang lalu lalang
Menjadi sandungan rakyat mencari makan
Negeriku yang terabaikan
Negeriku yang menyedihkan
Namamu ada dalam sejarah perjuangan
Tapi tersisihkan dalam pembangunan
Negeriku tanya pada rakyatmu
Ada anak kandung yang sedang berjuang
Bersatulah agar suara kita tak sia-sia
Biar kelak kamu layak disebut merdeka

Komentar
Posting Komentar