![]() |
Hai hati, Kamu adalah pusat rasa
Aku tak ingin kamu terusik
Karena kamula sumber segala asa
Hingga pandang menjadik asyik
Hai hati, bolehkah aku meminta
Kamu menjadi seperti musik
Menjadi kawan setia nada
Ketika jari mulai memetik
Hai hati, dapatkah kamu seperti mata
Di tengah malam selalu mengantuk
Terbuka lagi saat pagi tiba
Untuk memandang hari-hari yang cantik
Hai hati, bisakah kamu menjadi pelangi senja
Tersenyum indah menyapa bukit bersama rintik
Mengubah lelah sekatika menjadi ria
Katika jingga petang setia memberi percik
Hai hati, Terimalah pinta yang sedang mencinta
Semoga kamu tak memberi carik
Diatas selembar kertas hidup kita
Hingga cerita menjadi menarik
Oleh:
Leo Maraya
Kaimana, 12 February 2019

Komentar
Posting Komentar