Hanya Akar Yang Mengerti Mengapa Tangkainya Kering

Beberapa hari yang lalu, judul ini saya jadikan status di akun media sosial saya Leo Maraya. Tak ada yang tahu mengapa itu saya jadikan status. Seperti kata Facebook, Apa yang anda pikirkan?
Yang status itu muncul dari pikiran saya sesaat setelah saya bersaat teduh, merenung akan perjalanan hidup saya yang rasa-rasanya sedang hambar. Pengambilan waktu sejenak untuk bersaat teduh pun saya lakukan setelah saya dibenturkan dengan masalah kecil namun dampaknya sangat menyentuh keluarga kecil saya. Tak perluh saya sebut apa masalahnya, cukup itu menjadi perenungan saya, istri tercinta saya dan mungkin putra kecil kami pun akan merenungkan hal itu andaikan dia sudah bisa berfikir.
Setelah kami diperhadapkan pada benturan itu, saya dan istri sempat ngobrol lama dari hati ke hati. Bahkan saat itu mata istri saya tampak berlinang air mata dan saya pun demikian.

Apa yang saya pelajari dari benturan itu?
Coba kita perhatikan sebatang pohon yang sedang tumbuh, ketika pohonya sedang berdaun hijau, tentu sangat menarik perhatian kita. Tampak hijau yang memberikan aura kesejukan tetapi ketika tibah musim panas, daunnya perlahan menguning sampai akhirnya menjadi kering. Bahkan terkadang tangkainya pun ikut mengering ketika kemarau terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Ketika kita menyaksikan tangkai kering itu, tentu di pikiran kita, oh itu terjadi karena musim kemarau panjang. Lalu bagaimana dengan tangkai yang lain yang masih tampak segar sementara dia tumbuh diatas akar yang sama? Jawabannya, ya,, hanya akar yang tahu.

Dalam hidup ini, kita Tumbuh dalam akar yang sama yaitu Tuhan sang pemilik segalanya. Meski demikian, tidaklah berarti bahwa kita akan hidup dengan kemiripan yang persis sama. Ada perbedaan yang hadir, dari segi warna kulit, wajah, postur tubuh, gaya rambut bahkan bahasa yang berbeda. Mengapa demikian? Hanya akar yang tahu.

Akar adalah bagian tumbuhan yang tertanam di dalam tanah sebagai penguat dan pengisap air bahkan zat makanan untuk suatu tumbuhan. Akar adalah pokok yang menjadi sebab dan unsur yang menjadi dasar. Demikian juga hidup kita, Tuhan adalah bagian dari hidup kita yang tak kelihatan secara kasat mata, Dia adalah pokok hidup dan unsur yang paling dasar. Semua yang terjadi hanya atas kehendaknya, Dialah sumber hidup kita, jawaban dari setiap masalah, solusi bagi setiap persoalan dan kunci atas segala upaya dan usaha. Dia adalah kebenaran dan kasih. Dia adalah kesucian. Dia adalah segalanya, karenanya Dia sebut Sang Maha.

Ketika jalan hidup dan cita-cita tak sejalan dengan pikiran kita. Kembalilah ke Akar hidup ini. Disana ada jawaban. Karena hanya Dia yang tahu kenapa semua hal terjadi.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2027303290691614&id=100002358892063

Komentar