Salam Sportif untuk Indonesia.

Bisa dipastikan jutaan jiwa penduduk Indonesia saat ini sedang bahagia setelah menyaksikan pertandingan final AFF leg pertama antara Timnas Indonesia VS Tailand. Hal ini dikarenakan Timnas Indonesia mampu keluar lapangan hijau dengan membawa skor kemenangan 2-1 atas Thailand. Saat pertandingan berlangsung hanya ada satu semangat yang dibangun oleh kesebelasan Timnas Indonesia, memenangkan pertandingan untuk mengharumkan nama Indonesia. Tidak ada semangat lain selain semangat Indonesia Jaya. Bahkan tak hanya pemain, parah penontonpun menyaksikan dengan saksama setiap pergerakan pemain. Tak jarang mereka harus berteriak serentak, angkat tangan dan bahkan sampai melompat-lompat ketika pemain Timnas mampu menciptakan Gol atau hanya sekedar hampir menciptakan gol ke gawang lawan.

Bagaimanapun ekspresi kita di depan TV saat menyaksikan pertandingan kesebelasan Timnas Indonesia VS Thailand adalah gambaran betapa kita mencintai Indonesia, kita ingin menyaksikan Indonesia Jaya, merah putih berkibar dan Garuda membumbung tinggi di udara. Kemenangan Timnas adalah kemenangan seluruh bangsa Indonesia. Sepak bola pun berhasil mempersatukan jutaan jiwa rakyat Indonesia walaupun mungkin hanya sesaat. Waktu sesaat itu telah telah membuktikan bahwa kita semua cinta Indonesia, kita tak lagi memandang latar belakang setiap pemain, darimana dia berasal, agamanya apa, warna kulitnya bagaimana. Intinya kita tak lagi memandang warna, latar belakang, etnis dan agama. Yang kita tahu hanyalah satu, Indonesia.

Dari situasi sementara ini setidaknya dapat memberikan kita sebuah pengertian bahwa Indonesia akan tetap satu ketika memiliki satu kepentingan, namun tidaklah demikian yang kita saksikan dalam perjalanan berbagsa dan bernegara. Bangsa Indonesia begitu sulit untuk bersatu. Fanatisme agama, suku, etnis dan golongan masih saja kental. Bila dalam permainan sepak bola, fokus pemain hanya satu yaitu bagaimana memasukkan gol ke gawang lawan, mungkinkah dalam berbangsa dan bernegara kita juga bisa memfokuskan pikiran kita pada satu tujuan yaitu mengamalkan Pancasila dengan benar, Dasar Negara kita.

Sportibitas adalah kunci untuk mengakhiri pertndingan dengan baik. Kemungkinan adanya pelanggaran pun telah dipahami dan diantisipasi dengan benar, maka setiap pelanggaran telah disediakan ganjaran. Begitulah sepak bola. Keputusan wasit adalah mutlak, siapa yang membantah maka akan diberi sangsi. Dalam konteks bernegara, undang-undang sama kedudukannya dengan peraturan dalam sepak bola. Wasit berkedudukan sama seperti aparat penegak hukum, langsung mengeluarkan sanksi ketika memang jelas ada pelanggaran. Tak perluh ada pembelaan bahkan yang membantah pun harus diberi sanksi karena mencoba melawan aturan. Pemain diibaratkan seperti masyarakat, peraturan dikeluarkan tidak lain hanya demi tertibnya pertandingan. Maka seharusnya demikan pula lah dalam negara kita yang memang negara hukum. Hukum ada hanya demi tertibnya negara ini, aparat penegak hukum hadir hanya untuk menegakkan aturan demi kesejahteraan rakyat seluruh Indonesia. Supremasi hukum harus ditegakkan, aparat penegak hukum harus mampu berdiri diatas hukum. Maka Indonesia akan damai, Indonesia akan bersatu, Indonesia akan baik-baik saja, Indoneasia sembuh.

Salam sportif untuk Indonesia.
Salam garuda.
Aku Cinta Indonesia

Komentar